FSTT UNDIKMA Mataram Mengadakan FGD di SMPN 1 Narmada, Bahas Pengembangan Perangkat Deep Learning untuk Siswa SMP

Narmada, 6 September 2025– Fakultas Sains, Teknik, dan Terapan (FSTT) Universitas Pendidikan Mataram (UNDIKMA) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema :

“Pengembangan Perangkat Deep Learning dengan Strategi Knowledge Representation (KR)-Heuristic Berbasis Ethno-STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Lateral Siswa SMP”.

Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 6 September 2025, bertempat di Gedung Laboratorium IPA SMPN 1 Narmada.

Acara FGD dihadiri oleh Dekan FSTT, Narasumber/Fasilitator,  pengawas pendidikan dan dewan guru SMPN 1 Narmada serta perwakilan dari SMPN 1 Lembar dan perwakilan dari SMPN 4 Gerung .  Kegiatan ini bertujuan merumuskan perangkat pembelajaran inovatif yang relevan dengan tantangan pendidikan abad 21 (Kurikulum Merdeka-Pendekatan Deep Learning).

Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh MC Dwi Yurinda, S.Pd.. Setelah itu, Ketua Panitia, Assoc. Prof. Dr. Ahmad Muzaki, M.Pd., menyampaikan laporan penyelenggaraan FGD, menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis teknologi dan kearifan lokal.

Acara dilanjutkan dengan sambutan Dekan FSTT UNDIKMA, Prof. Dr. Saiful Prayogi, M.Pd., yang mengapresiasi partisipasi seluruh peserta dan menekankan urgensi inovasi pembelajaran berbasis riset dalam lingkup Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning. Sambutan berikutnya diberikan oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Narmada, Aendi, S.Pd., yang menyoroti peran sekolah dalam mengimplementasikan hasil riset perguruan tinggi. Kemudian, Pengawas Bina, Sandiri, S.Pd., M.Pd., memberikan arahan terkait kebijakan dan penguatan mutu pendidikan di Nusa Tenggara Barat.

Sesi inti FGD menampilkan pemaparan materi tentang Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) oleh H. Moch. Fatkoer Rahman, S.Pd., M.Pd., dengan dua topik utama:

  1. Pemahaman Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam – membahas konsep, prinsip, dan dasar pengembangan pembelajaran mendalam.
  2. Aplikasi Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam untuk Perencanaan Pembelajaran – memberikan panduan implementasi strategi pembelajaran berbasis deep learning.

Diskusi dipandu oleh Moderator, Dr. Agusfianuddin, M.Pd., yang mendorong interaksi aktif antara peserta dan narasumber. Para guru SMP berbagi pengalaman dan tantangan lapangan, sementara dosen dan peneliti menawarkan solusi berbasis strategi KR-Heuristic serta pendekatan Ethno-STEM.

Dengan menggabungkan teknologi pembelajaran dan nilai-nilai budaya lokal, perangkat pembelajaran yang dirancang diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir lateral siswa, yaitu kemampuan melihat permasalahan dari berbagai perspektif dan menemukan solusi kreatif.

Kegiatan ini ditutup dengan penyusunan langkah tindak lanjut untuk mengimplementasikan hasil diskusi ke dalam praktik pembelajaran di sekolah. Melalui FGD ini, FSTT UNDIKMA menegaskan komitmennya sebagai pusat inovasi pendidikan yang berbasis riset, teknologi, dan budaya lokal untuk membentuk generasi yang kritis, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.(TIM WEB)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top